<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sitikembar&#039;s Weblog</title>
	<atom:link href="http://sitikembar.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sitikembar.wordpress.com</link>
	<description>Berbahagialah dengan keadaanmu saat ini. Insya Allah kamu akan bahagia selamanya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Mar 2011 05:57:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sitikembar.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sitikembar&#039;s Weblog</title>
		<link>http://sitikembar.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sitikembar.wordpress.com/osd.xml" title="Sitikembar&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sitikembar.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pentingnya Sebuah Keyakinan dan Berpikir positif</title>
		<link>http://sitikembar.wordpress.com/2011/03/09/pentingnya-sebuah-keyakinan-dan-berpikir-positif/</link>
		<comments>http://sitikembar.wordpress.com/2011/03/09/pentingnya-sebuah-keyakinan-dan-berpikir-positif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Mar 2011 05:27:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sitikembar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[berpikir positif]]></category>
		<category><![CDATA[lebih dari yang kit apikirkan]]></category>
		<category><![CDATA[naik gunung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sitikembar.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Saya hanya ingin berbagi pengalaman tentang pentingnya sebuah keyakinan (mukjizat kata-kata) dan pentingnya berpikir positif. Ini berawal dari banyaknya email dari groups mailing list, yang saya terdaftar sebagai salah satu anggotanya. Sebenarnya ini adalah rangkaian tulisan berantai yang terakahir masuk ke miling list saya adalah Rahmadsyah Mind Therapist (RMT). Jujur saya belum kenal dengan Pak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sitikembar.wordpress.com&amp;blog=2573285&amp;post=47&amp;subd=sitikembar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya hanya ingin berbagi pengalaman tentang  pentingnya sebuah keyakinan (mukjizat kata-kata) dan pentingnya berpikir positif.</p>
<p>Ini berawal dari banyaknya email dari groups mailing list, yang saya terdaftar sebagai salah satu anggotanya. Sebenarnya ini adalah rangkaian tulisan berantai yang terakahir masuk ke miling list saya adalah Rahmadsyah Mind Therapist (RMT). Jujur saya belum kenal dengan Pak Rahmad ini. Tetapi tulisan-tulisannya telah menginspirasi saya. Saya pikir, saya harus berbagi dengan teman-teman disini, semoga bermanfaat.</p>
<p>Di suatu pagi saya mendapat kiriman tulisan cerdas dari RMT mengenai &#8220;Kita adalah lebih dari apa yang kita pikirkan, teori terbaru dari yang selama ini kita pegang (saya dan mungkin teman-teman lain juga). Saya pulang ke rumah dan mengatakan hal tersebut kepada teman saya ini. &#8220;Ucik kamu tahu, menurut RMT kita itu lebih dari apa yang kita pikirkan. Saat itu Ucik hanya menganggukan kepala dan hanya mengatakan mungkin juga ya.</p>
<p>Ucik adalah teman saya yang menurut saya smart, dia punya wawasan yang luas, dia tau banyak hal, dia suka bertanya kepada siapa saja. Diwaktu luangnya sering diisi dengan kegiatan membaca. Tidak heran banyak diantara temen kami menjadikan Ucik sebagai teman bercerita. Tetapi dalam hidupnya seorang UCik memiliki fisik yang lemah (menurut dia) dan saya tidak mempercayakan ini. Dia penderita sinuisitis, daya tahan tubuhnya lemah, dia tidak boleh lelah, tidak bisa lama di luar rumah apa lagi terkena matahari langsung dalam waktu yang lama.</p>
<p>Gejala penyakitnya jika sudah kambuh adalah bersin-bersin dan pilek dalam waktu 2-3 hari jika dia telah melakukan kegiatan fisik yang melelahkan..</p>
<p>Singkat cerita minggu lalu saya mengajak Ucik hiking ke sebuah bukit yang sering didaki oleh anak-teman pencinta alam. Saat itu saya ragu dengan jawaban Ucik apakah dia mau menerima ajakan saya atau tidak. Ternyata tanpa berpikir dia langsung mengiyakan ajakan saya. &#8220;iya kak saya ikut&#8221;.</p>
<p>Pagi minggu dengan persiapan logistik ala kadarnya, dengan personil berjumlah 12 orang,  berangkatlah kami dengan tujuan mendaki gunung yang kami maksudkan. Dalam hati saya mencoba menerka apa yang ada dalam pikiran Ucik saat itu. Dia pasti bertanya-tanya dalam hati sanggup tidak ya aku daki gunung di depan ini. Kemudian pertanyaan ini terjawab sudah belum sampai 20 menit kami mendaki nafas kami tersengal-sengal, terlebih ucik, wajahnya pucat kehijauan, dan keringat dinginnya keluar dengan deras. </p>
<p>Melihat keadaan ini kami semua sepakat untuk beristirahat sejenak. Sempat terpikir oleh saya (dan mungkin saja Ucik) untuk menyerah saja dan kami kembali ke perkampungan. Tetapi Teman-teman yang sudah berpengalaman mendaki gunung menyarankan kami untuk mengatur nafas, dan duduk dengan posisi nyaman (kaki diselonjorkan dan menggerak-gerakkan tangan). (terima kasih buat teman-teman ya udah membuat kami belajar banyak hal dengan kegiatan ini).</p>
<p>Setelah dirasakan cukup untuk istirahat kami melanjutkan perjalanan. Alhamdulillah dengan rintangan yang tidak berarti kami sampai  di tempat tujuan. Pesona Laut di balik gunung tadi sungguh Anugerah Ilahi yang tidak ternilai harganya.. Luar Biasa!!!</p>
<p>Begitu sampai di tempat tujuan, beberapa teman kami langsung mengambil posisinya masing-masing, memancing, menyelam, berenang, sedangkan saya dan Ucik  memilih istirahat menikmati sepoi angin laut sambil bercerita.<br />
Dalam masa rehat kami tiba-tiba Ucik mengatakan kepada saya &#8221; Kak benar ya TERNYATA KITA ITU LEBIH DARI APA YANG KITA PIKIRKAN&#8221;. Sambil tersenyum saya menganggukkan kepala dengan sangat dalam.. Satu ide yang paling penting cik, maka&#8217;a jangan pernah berpikir buruk/jelek tentang diri kita, ini akan menjadi &#8220;KITA AKAN LEBIH BURUK/JELEK DARI APA YANG KITA PIKIRKAN&#8221;&#8230;.(berpikir positiflah).</p>
<p>Saat pulang ternyata Ucik memimpin barisan kami di urutan ke-3. Dia lupa  kalau dia tidak boleh capek, tidak boleh terkena matahari, lupa bahwa dia penderita asma&#8230;</p>
<p>Terima kasih untuk RMT yang telah menginspirasi kami&#8230;semoga ini dapat menjadi pengalaman bagi saya dan teman-teman sekalian.</p>
<p>Salam<br />
Siti kembar<br />
<a href="http://sitikembar.files.wordpress.com/2011/03/quad_hello_kitty_6v_rosa1.jpg"><img src="http://sitikembar.files.wordpress.com/2011/03/quad_hello_kitty_6v_rosa1.jpg?w=300&#038;h=198" alt="" title="quad_hello_kitty_6v_rosa" width="300" height="198" class="alignnone size-medium wp-image-54" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sitikembar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sitikembar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sitikembar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sitikembar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sitikembar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sitikembar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sitikembar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sitikembar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sitikembar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sitikembar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sitikembar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sitikembar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sitikembar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sitikembar.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sitikembar.wordpress.com&amp;blog=2573285&amp;post=47&amp;subd=sitikembar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sitikembar.wordpress.com/2011/03/09/pentingnya-sebuah-keyakinan-dan-berpikir-positif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ad2b40ecc617815af4a4ec3d8e3b4abe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sitikembar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sitikembar.files.wordpress.com/2011/03/quad_hello_kitty_6v_rosa1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">quad_hello_kitty_6v_rosa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Me and My Twin</title>
		<link>http://sitikembar.wordpress.com/2010/11/02/me-and-my-twin/</link>
		<comments>http://sitikembar.wordpress.com/2010/11/02/me-and-my-twin/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Nov 2010 05:26:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sitikembar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita-cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Masa kecil]]></category>
		<category><![CDATA[Me and My Twin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sitikembar.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Kami adalah sepasang anak kembar yang dilahirkan dengan masa kecil yang bahagia. Menjadi anak kampung merupakan anugerah bagi kami dan anak-anak kampung lainnya. Mandi di kali pada saat banjir atau bahkan menjelang banjir menjadi tantangan tersendiri bagi para orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka agar tidak celaka karena faktor alam. Tidak heran di tengah asiknya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sitikembar.wordpress.com&amp;blog=2573285&amp;post=31&amp;subd=sitikembar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kami  adalah sepasang anak kembar yang dilahirkan dengan masa kecil yang bahagia. Menjadi anak kampung merupakan anugerah bagi kami dan anak-anak kampung lainnya. </p>
<p>Mandi di kali pada saat banjir atau bahkan menjelang banjir menjadi tantangan tersendiri bagi para orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka agar tidak celaka karena faktor alam. Tidak heran di tengah asiknya kami mandi di kali orang tua salah satu diantara kami datang dengan membawa sebatang kayu. Mengusir kami agar pulang meninggalkan tempat kami mandi,  pikiran kami anak-anak pasti tidak senang karena ini hanya mengganggu keasikan kami saja. Setelah besar baru kami sadar sebenarnya mandi di kali pada saat hujan atau dalam keadaan mendung sangat berbahaya bisa saja tiba-tiba air bah datang dan menggulung tubuh kecil kami. </p>
<p>Lain lagi kami sepasang gadis kecil kembar. Kemana-mana kami berdua, sering di panggil si adek dan sikakak. Di mana ada si adek pasti ada sikakak. Menggunakan baju dengan motif yang sama. Rambut pirang kami selalu diikat Emak dengan model yang sama. Banyak orang yang salah membedakan antara kami berdua, si adek atau si kakak. Wajah kami memang sangat mirip. Hanya Emak yang tidak pernah salah menyebut si kakak atau si adek. Bapak saja sering tertukar. Ini menjadi lelucon bagi kami, siapa saja yang memanggil kami tetap kami sahut, dulu dengan alasan agar yang memanggil senang dan merasa enak hati, padahal adalam hati kami tersenyum sendiri, hehehe mereka salah. </p>
<p>Selain karena wajah kami yang sangat mirip, emak kami yang memiliki keahlian menjahit selalu membuat baju kami dengan model dan corak yang sama. Kalau lebaran pasti punya baju kembar.  Ini juga yang membuat orang-orang sekampung sulit membedakan kami berdua.<br />
Kisah indah kami yang lainnya adalah ketika harus membantu Abu Syik (kakek), mengutip melinjo jatuh di lampoh Tijiem ( lampoh (kebun) nama sebuah kawasan kebun masyarakat di kampung langga). Lampoh Abu Syik lumayan luas. Tanaman di dalamnya yang paling banyak adalah batang melinjo selebihnya durian, nangka, langsat, manggis, pisang, nenas. Abu Syik kami hidup dari berkebun, setiap hari minggu atau hari libur sekolah Abu Syik mengajak kami ke kebun membantunya mengutip melinjo (bahan baku membuat eping melinjo).</p>
<p>Saat-saat yang paling kami nantikan adalah saat makan siang. Setelah lelah bekerja kami berkumpul di rangkang (balai) yang dibuat dari kayu. Mulailah Abu Syik memasak. Dengan menggunakan periuk dari tanah dan ranting-ranting kecil sebagai bahan bakarnya jadilah nasi putih dengan aroma khas (jelas berbeda dengan kondisi sekarang kita masak nasi dengan menggunakan pemasak nasi yang dihubungkan dengan listrik. </p>
<p>Menu utama makan siang kami adalah asam kacang , telur asin, dan daun pepaya yang diuapkan diatas nasi menjelang matang. Asam kacang di buat dari kacang tanah yang telah di goreng, ditambah dengan asam sunti dan cabe rawit dan garam. Asam kacang bikinan Abu Syik lain dari yang lain. Porsi antara kacang tanah, cabe rawit, dan asam sunti hampir sama jumlahnya. Bisa dibayangkan rasanya ada lemak, asam, asin, pedas serta di tambah daun jeruk purut untuk aromanya. Ehm..nyammi.. Nikmatnya sungguh tidak terbayangkan, entah karena memang lauknya yang sangat istimewa atau memang karena teramat lelah setelah capek bekerja. Ketika menjelang sore hari kami pulang dengan mengantogi uang receh hadiah/upah dari Abu Syik kami.<br />
Bahagianya masa kecil kami. Tapi kini Abu Syik telah pergi mendahului kami. Doa kami semoga Almarhum tenang di sisiNya.<br />
<a href="http://sitikembar.files.wordpress.com/2010/11/upin-dan-ipin-datastudi.jpg">&lt;img src=&quot;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sitikembar.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sitikembar.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sitikembar.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sitikembar.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sitikembar.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sitikembar.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sitikembar.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sitikembar.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sitikembar.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sitikembar.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sitikembar.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sitikembar.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sitikembar.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sitikembar.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sitikembar.wordpress.com&amp;blog=2573285&amp;post=31&amp;subd=sitikembar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sitikembar.wordpress.com/2010/11/02/me-and-my-twin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ad2b40ecc617815af4a4ec3d8e3b4abe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sitikembar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips  Percaya Diri</title>
		<link>http://sitikembar.wordpress.com/2010/11/02/tips-percaya-diri/</link>
		<comments>http://sitikembar.wordpress.com/2010/11/02/tips-percaya-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Nov 2010 03:38:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sitikembar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[Percaya Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Semangat]]></category>
		<category><![CDATA[Tegakkan Bahu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sitikembar.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[untuk meningkatkan kepedean (percaya diri)teman saya sewaktu smu pernah mengatakan kepada saya bagaimana caranya agar kita lebih bisa percaya diri. Teman saya berbagi tips ini dengan saya, saatnya saya berbagi dengan anda sekarang, jika anda merasa memiliki masalah menyangkut ke-Pede-an. Mari ikuti langkah berikut: 1. Jalan 3 kali lebih cepat dari biasanya jika sekarang berjalan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sitikembar.wordpress.com&amp;blog=2573285&amp;post=23&amp;subd=sitikembar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>untuk meningkatkan kepedean (percaya diri)teman saya sewaktu smu pernah mengatakan kepada saya bagaimana caranya agar kita lebih bisa percaya diri.<br />
Teman saya berbagi tips ini dengan saya, saatnya saya berbagi dengan anda sekarang, jika anda merasa memiliki masalah menyangkut ke-Pede-an. Mari ikuti langkah berikut:</p>
<p>1. Jalan 3 kali lebih cepat dari biasanya<br />
jika sekarang berjalan lambat (lelet) berjalanlah 3 kali lebih cepat dari biasanya ini akan terlihat anda lebih bersemangat. ini tidak berarti anda berjalan dengan terburu-buru seperti dikejar hantu. Tetap berjalan seperti biasa, hanya saja ayunkan langkah kaki anda 3 kali lebih cepat dari biasanya.</p>
<p>2. Tegakkan Bahu<br />
jika selama ini anda berjalan bungkuk, tidak tegak, mulai sekarang jika berjalan pandangan lurus ke depan, tegakkan bahu. Tebarkan pesona anda, katakan pada dunia bahwa anda juga layak di hargai. Anda juga memiliki nilai-nilai seperti yang mereka miliki. Anda memiliki kelebihan dan sadarilah bahwa kekurangan-kekurangan yang ada dalam diri kita orang lain juga memiliki kekurangan, anda hanya manusia biasa yang punya keterbatasan, no body&#8217;s perfect bukan??</p>
<p>3. Tatap Lawan Bicara Anda<br />
Bertatapan langsung dengan lawan bicara kita akan menunjukkan bahwa kita yakin apa yang sedang kita bicarakan. Menurut Deddy Corbuzier sang magicisian kelas dunia, dalam bukanya &#8220;Mantra&#8221; mata selalu jujur. Mata anda akan menunjukkan siapa diri anda, apa yang sedang fikirkan. Cobalah menebak-nebak sesuatu dalam diri lawan bicara anda ketika dia berkomunikasi dengan anda, bermain-mainlah dengan pikiran anda sendiri (inilah yang dipelajari oleh seorang psikolog, mentalis, atau ahli hipnotis). </p>
<p>Padukan 3 langkah diatas, saya yakin teman-teman anda akan melihat sosok baru dari diri anda, yang penuh semangat dan sangat percaya diri. Percaya diri bagi saya adalah gerbang menuju kesuksesan.</p>
<p>Selamat Mencoba Kawan!!<br />
Salam Sitikembar, terimakasih sudah berkunjung ke Blog saya</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sitikembar.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sitikembar.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sitikembar.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sitikembar.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sitikembar.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sitikembar.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sitikembar.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sitikembar.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sitikembar.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sitikembar.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sitikembar.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sitikembar.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sitikembar.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sitikembar.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sitikembar.wordpress.com&amp;blog=2573285&amp;post=23&amp;subd=sitikembar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sitikembar.wordpress.com/2010/11/02/tips-percaya-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ad2b40ecc617815af4a4ec3d8e3b4abe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sitikembar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sampah Kota Banda Aceh</title>
		<link>http://sitikembar.wordpress.com/2010/11/01/sampah-kota-banda-aceh/</link>
		<comments>http://sitikembar.wordpress.com/2010/11/01/sampah-kota-banda-aceh/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Nov 2010 05:40:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sitikembar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Air dalam kemasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Banda Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Plastik]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Plastik]]></category>
		<category><![CDATA[TPA]]></category>
		<category><![CDATA[Wadah makanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sitikembar.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Setiap hari sampah di Kota Banda Aceh jumlahnya semakin meningkat. Menurut Berita Sore Online, jumlah sampah yang di hasilkan oleh warga kota Banda Aceh setiap harinya mencapai 2 ton atau 800 meter kubik perhari dan itu merupakan sampah campuran. Oleh petugas sampah-sampah ini di urus oleh pemerintah setempat dan di olah di TPA (tempat pembuangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sitikembar.wordpress.com&amp;blog=2573285&amp;post=20&amp;subd=sitikembar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap hari sampah di Kota Banda Aceh jumlahnya semakin meningkat. Menurut Berita Sore Online,  jumlah sampah yang di hasilkan oleh warga kota Banda Aceh setiap harinya mencapai 2 ton atau 800 meter kubik perhari dan itu merupakan sampah  campuran. Oleh petugas sampah-sampah ini di urus oleh pemerintah setempat dan di olah di TPA (tempat pembuangan Akhir) yang letaknya di Kampung  Jawa  Kota Banda Aceh.<br />
Jika kita membandingkan sampah yang dihasilkan oleh warga kota Banda Aceh dengan warga yang tinggal di luar kota Banda Aceh, maka warga kota menghasilkan sampah lebih banyak.  Semakin besar sebuah kota maka akan bertambah pula masalah sampah yang dihadapi. Semakin tinggi daya beli masyarakat, maka semakin banyak sampah terutama sampah plastik yang dibawa kerumah.<br />
Dimana-mana saat ini sampah menjadi masalah. Sampah-sampah tersebut dihasilkan dari aktivitas rumah tangga, rumah makan/cafe/restoran, dari pasar tradisional  serta dari pertokoan. Sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga, rumah makan, cafe dan  restoran  serta pasar tradisional bagian terbesarnya adalah dari bahan-bahan organik seperti sisa makanan dan sisa sayuran. Sedangkan sampah yang dihasilkan oleh pertokoan adalah plastik, kardus (karton) pembungkus barang-barang yang dijual dipasar.  Beda halnya dengan kantong kresek atau kantong plastik. Semua orang menggunakan kantong kresek sebagai pembungkus. Maka tidak heran diantara jumlah sampah yang dihasilkan, yang paling banyak jumlahnya adalah kantong kresek atau plastik.<br />
Air dalam kemasan berupa botol atau gelas plastik sering  kita jumpai. Di warung, kantin, kantor, pada acara pesta dan hajatan tertentu orang sering memakai aqua dalam gelas. Harganya murah dan sangat praktis, tidak harus memasak air dan  tidak perlu menyediakan gelas.<br />
Diakui atau tidak hari ini kita sudah sangat tergantung dengan minuman dalam kemasan. Jajanan anak sekolah meningkat karena mereka harus membeli air dalam kemasan tersebut. Dulu di warung-warung kita mau makan apa saja pasti akan mendapatkan segelas air putih secara gratis. Tidak ada sampah yang kita hasilkan saat kita makan di warung. Gelas yang dipakai dapat digunakan berulang kali, hanya saja pemilik warung harus menyediakan gelas dan menuangkan kedalam gelas baru kemudian menyajikan kepada pelanggannya. Sedikit repot memang, tetapi hal inilah yang mengikat hubungan emosional antara penjual makanan dengan pembelinya. Selain itu  pedagang juga mendapat untung dari menjual air minum dalam kemasan tersebut.<br />
Dari waktu ke waktu sampah plastik semakin banyak di alam. Sebenarnya kita masih mungkin melepaskan ketergantungan kita terhadap plastik. Dulu, para leluhur kita tidak mengenal dengan yang namanya plastik Dibuang ketempat sampah misalnya dengan membiarkan pemerintah untuk mengurus sampah, yang pada akhirnya sampah plastik akan menumpuk terus  akibatnya suatu saat TPA Kota Banda Aceh yang terletak di Kampung Jawa akan penuh sesak. Ketika ini terjadi otomatis pemerintah harus mencari lahan baru sebagai tempat pembuangan akhir. Tentu tidak satupun diantara kita yang mau tinggal dekat tempat pembuangan sampah bukan?<br />
Melirik tata kelola sampah di Kota Bandung, Pemerintah mengeluarkan biaya 100 Juta/hari, tentu ini bukan biaya yang sedikit. Andai dana 100 Juta tersebut dialihkan untuk membuat rumah kaum dhuafa yang nilainya ± 50 juta/ unit, setiap hari 2 rumah kaum dhuafa dapat dibantu. Belum lagi bencana yang diakibatkan oleh tumpukan sampah di TPA-TPA. Ingat tidak kejadian yang menimpa TPA Leuwigajah di Bandung Februari 2005 yang merenggut sedikitnya 150 orang penduduk di sekitarnya.<br />
Membuang sampah sebenarnya hanya memindahkan masalah. Sampah dari rumah kita dibawa ke TPA, rumah kita bersih tetapi TPA-nya yang bermasalah. Sampah dari rumah dibuang ke sungai, rumah kita bersih tetapi sungai dan air sungai menjadi tercemar. Begitupula jika sampah ditimbun lingkungan kita bersih tetapi tanah dan air tanah menjadi tercemar (sampah non organis). Jika dibakar sampah akan menimbulkan asap, asap dari hasil pembakaran sampah plastik dan logam berat dapat menyebabkan kanker, cacat pada bayi serta gangguan saraf.<br />
Serba salah sebenarnya kita dalam menghadapi sampah. Tetapi bagaimana upaya kita agar kita tidak menghasilkan sampah. menolak kantong bungkusan ketika berbelanja atau membawa wadah makanan/minuman ketika harus membeli makanan/minuman juga dapat mengurangi sampah plastik, ini adalah contoh kecil yag bisa kita lakukan untuk mengurangi sampah. Jika kita tidak bisa sama sekali untuk tidak menghasilkan sampah minimal adalah mengurangi menghasilkannya.<br />
Andai kita selaku warga Kota Banda Aceh tidak membantu pemerintah untuk mengelola sampah kita sendiri, maka bukan tidak mungkin Kota Banda Aceh akan mengalami nasib yang sama dengan Kota Bandung. Oleh karena itu kita bantu pemerintah kita dengan mengelola sampah kita sendiri mulai dari rumah.</p>
<p>Isi di kutip dari berbagai sumber.. terima kasih sudah mau mampir ke blog saya..salam sitikembar</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sitikembar.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sitikembar.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sitikembar.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sitikembar.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sitikembar.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sitikembar.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sitikembar.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sitikembar.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sitikembar.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sitikembar.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sitikembar.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sitikembar.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sitikembar.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sitikembar.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sitikembar.wordpress.com&amp;blog=2573285&amp;post=20&amp;subd=sitikembar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sitikembar.wordpress.com/2010/11/01/sampah-kota-banda-aceh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ad2b40ecc617815af4a4ec3d8e3b4abe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sitikembar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keong Mas</title>
		<link>http://sitikembar.wordpress.com/2010/11/01/keong-ma/</link>
		<comments>http://sitikembar.wordpress.com/2010/11/01/keong-ma/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Nov 2010 03:49:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sitikembar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sitikembar.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Dua kali berkesempatan berkunjung ke desa dalam rangka melihat keberlanjutan alam dan potensi sumberdaya alam. Kali pertama saat mengunjung desa Aron Kecamatan Kembang Tanjung Kabupaten Pidie Aceh dan kedua saat mengunjungi Desa Bineh Blang Kecamatan Blang Panyang Kabupaten Aceh Besar. Di kedua tempat tersebut kami mendapati keong mas (pomacea canaliculata lamarck) di pinggir jalan dekat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sitikembar.wordpress.com&amp;blog=2573285&amp;post=17&amp;subd=sitikembar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://sitikembar.files.wordpress.com/2010/11/images2.jpg"><img src="http://sitikembar.files.wordpress.com/2010/11/images2.jpg?w=245&#038;h=206" alt="" title="images2" width="245" height="206" class="alignleft size-full wp-image-36" /></a>Dua kali berkesempatan berkunjung ke desa dalam rangka melihat keberlanjutan alam dan potensi sumberdaya alam. Kali pertama saat mengunjung desa Aron Kecamatan Kembang  Tanjung  Kabupaten Pidie Aceh dan kedua saat mengunjungi Desa Bineh Blang Kecamatan Blang Panyang Kabupaten Aceh Besar.  Di kedua tempat tersebut kami mendapati keong mas  (pomacea canaliculata lamarck) di pinggir jalan dekat  sawah, ada yang dimasukkan kedalam karung, kantong kresek  serta ada yang ditaruh begitu saja.<br />
Hampir di setiap daerah di Aceh tanaman padi diserang hama keong mas. Beberapa petani di kawasan Kembang Tanjung petani mengutip keong mas yang ada di sawah mereka kemudian meletakkan begitu saja di pinggir jalan.  Ada pula yang menggunakan pestisida berbahan aktif niclos amida untuk membunuh hama keong mas. Dalam perlakuan ini setelah keong mas mati maka akan tinggal cangkangnya  yang  tajam. Petani harus hati-hati ketika memungut cangkang-cangkang keong mas atau pada saat menanam padi,  kalau tidak tangan mereka akan tergores dengan kulit keong mas yang tajam.<br />
Untuk memudahkan pengumpulan keong mas, petani biasanya memancing dengan menggunakan pohon, atau daun pepaya. Keong mas senang berkumpul dekat batang dan daun papaya. Tumpukan keong mas dengan mudah dan cepat dapat dikumpulkan oleh petani. Tetapi telur-telur keong mas menetas dengan cepat menjadi anak-anak keong mas. Petani mengakui sangat sulit memberantas hama keong mas ini, walau telah melakukan berbagai cara.<br />
Menurut cerita petani bahwa mereka pernah memberikan keong mas kepada ternak seperti bebek namun yang terjadi bebek-bebek mereka mengalami lumpuh dan akhirnya mati. Kemungkinan karena keong-keong mas tersebut mengandung zat kimia yang berada dalam areal persawahan, karena petani selalu menggunakan pupuk dan pestisida kimia untuk menyuburkan tanah sawah mereka.<br />
Ternyata di Aceh Utara keong mas tidak selamanya menjadi bencana, beberapa orang petani tambak memanfaatkan keong mas sebagai pakan udang windu. Warga yang mempuyai tambak megumpulkan keong mas ke sawah-sawah atau bahkan mereka membelinya dari petani dengan harga Rp. 250/kg. Mula-mula keong mas direbus kemudian diambil dagingnya setelah dicuci langsung ditebarkan kedalam tambak udang windu. Keong mas membawa berkat kepada petani tambak.<br />
Menurut Badan Litbang Departemen Pertanian, keong emas berasal dari Amerika Selatan dan diperkenalkan ke Asia pada tahun 1980an, sebagai makanan potensial bagi manusia. Namun, kemudian keong mas menjadi hama utama padi yang menyebar ke Filipina, Kamboja, Thailand, Vietnam, dan Indonesia. Hari ini  keberadaan keong mas sangat menggangu petani padi di Indonesia khususnya Aceh..<br />
Menurut Bapak Dr. M. Yunus Ibrahim Dosen Jurusan Peternakan Universitas Syiah Kuala, keong mas bagus untuk dijadikan pakan ternak karena kandungan protein yang sangat tinggi. Akan tetapi keong mas harus diproses lebih dulu dengan merebus keong mas kemudian dikeringkan, seterusnya sekalian dengan cangkang keong mas dihancurkan sampai menjadi tepung.  Akhirnya tepung keong mas dicampurkan dengan bahan-bahan yang lain seperti jagung, tepung ikan, kedelai, minyak ikan dan lain sebagainya. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sitikembar.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sitikembar.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sitikembar.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sitikembar.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sitikembar.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sitikembar.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sitikembar.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sitikembar.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sitikembar.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sitikembar.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sitikembar.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sitikembar.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sitikembar.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sitikembar.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sitikembar.wordpress.com&amp;blog=2573285&amp;post=17&amp;subd=sitikembar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sitikembar.wordpress.com/2010/11/01/keong-ma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ad2b40ecc617815af4a4ec3d8e3b4abe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sitikembar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sitikembar.files.wordpress.com/2010/11/images2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kritik untuk Penguasa</title>
		<link>http://sitikembar.wordpress.com/2010/02/16/keong-mas/</link>
		<comments>http://sitikembar.wordpress.com/2010/02/16/keong-mas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 08:36:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sitikembar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[KRITIK UNTUK PENGUASA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sitikembar.wordpress.com/2010/02/16/keong-mas/</guid>
		<description><![CDATA[Kritik secara etimologis berasal dari bahasa Yunani kritikós yang berarti membedakan. Kata ini sendiri diturunkan dari bahasa Yunani Kuno krités, artinya &#8220;orang yang memberikan pendapat atau beralasan&#8221; atau &#8220;analisis&#8221;, &#8220;pertimbangan nilai&#8221;, &#8220;interpretasi&#8221;, atau &#8220;pengamatan&#8221;. Kritik adalah masalah penganalisaan dan pengevaluasian sesuatu dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman, memperluas apresiasi, atau membantu memperbaiki pekerjaan (Urtis dan B, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sitikembar.wordpress.com&amp;blog=2573285&amp;post=9&amp;subd=sitikembar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kritik secara  etimologis berasal dari bahasa Yunani kritikós yang berarti membedakan. Kata ini sendiri diturunkan dari bahasa Yunani Kuno krités, artinya &#8220;orang yang memberikan pendapat atau beralasan&#8221; atau &#8220;analisis&#8221;, &#8220;pertimbangan nilai&#8221;, &#8220;interpretasi&#8221;, atau &#8220;pengamatan&#8221;. Kritik adalah masalah penganalisaan dan pengevaluasian sesuatu dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman, memperluas apresiasi, atau membantu memperbaiki pekerjaan (Urtis dan B, Floyd, James J.; Winsor, Jerryl L. Komunikasi Bisnis dan Profesional. Remaja Rosdakarya, Bandung. 1996. Hal 284 dalam  http://id.wikipedia.org/wiki/).<br />
Kritik juga berarti kontrol sosial ketika seseorang atau sebuah lembaga telah jauh dari nilai-nilai yang telah disepakati. Semisal ketika seorang pejabat melakukan kesalahan maka otomatis orang-orang yang bekerja dibawah kekuasaannya yang tidak puas akan mengkritik  pimpinan mereka. Dalam sebuah Negara tidak jarang rakyat melempar kritikan kepada pemerintah mereka.<br />
Ketika menghadapi sebuah kritikan ada orang yang tenang-tenang saja, ada yang kalang kabut seperti kebakaran jenggot dan ada pula yang mengumpulkan segudang alasan untuk menangkis berbagai kritikan yang datang kepadanya.<br />
Akan beda halnya apabila kita menganggap kritik adalah sebuah masukan yang akan memperbaiki sifat dan perilaku kita menjadi lebih baik. Anggap saja orang yang mengkritik kita berarti orang tersebut peduli dengan kita. Mereka masih mengharapkan kita sadar dan menjadi lebih baik.<br />
Penguasa yang mendapat kritikan berarti rakyat dalam negerinya mencintai pemimpin mereka, serta masih memberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan yang telah diperbuatnya. Bayangkan ketika rakyat menjadi apatis, tidak mau peduli apa yang dilakukan oleh pemimpin meraka, berarti penguasa tersebut sudah dibenci oleh rakyatnya. Pilihan yang bijak adalah penguasa tersebut harus tahu diri dan mundur dari jabatannya bila tidak bisa menerima kritikan tersebut.<br />
Pada lembar prakata sebuah karya tulis, laporan penelitian, skripsi mahasiswa seringkali mencantumkan kata-kata “Penulis mengharapkan kritikan yang bersifat konstruktif dari berbagai pihak agar hasil karya kami menjadi lebih baik di masa mendatang”.</p>
<p>Almarhum  Gusdur mantan Presiden Republik Indonesia kerap melontarkan kritikan dalam bentuk guyonan. Tentu saja orang akan tersenyum begitu mendengar joke-joke yang dikeluarkan oleh Almarhum Abdurrahman Wahid. Kritik yang dilontarkan oleh Gusdur tidak langsung tetapi sangat mengena apabila dicerna lebih jauh. Contohnya ketika beliau mengkritik pejabat kepolisian. Saat itu Gus Dur berkata, “hanya ada 3 polisi yang tidak bisa disuap. Mereka adalah mantan Kapolri Hoegeng, polisi patung, dan polisi tidur” (http:www//detik.com).<br />
Kisah yang juga menarik untuk di telusuri adalah perseteruan Prita Mulyasari VS Rumah Sakit OMNI Internasional. Berawal dari ketidakpuasan pelayanan RS OMNI Prita menuliskan surat kepada rekan-rekannya melalui email yang kemudian menuai komentar yang mendukung Prita dan menyalahkan OMNI. OMNI merasa nama baiknya tercemar mengadukan Prita ke lembaga hukum. Menurut Hakim yang membebaskan Prita mengatakan bahwa email Prita yang berjudul “Penipuan RS Omni Internasional Hospital Alam Sutra Tangerang” tidak melanggar hukum. Menurut Hakim kalimat yang disampaikan Prita  adalah kritik kepada pihak OMNI demi kepentingan masyarakat.<br />
Mantan presiden Amerika Serikat George W. Bush sering menuai kritikan dari masyarakat dunia yang menentang kebijakannya khususnya umat muslim dunia. Aksi yang paling heboh adalah ketika seorang wartawan Iraq melempar sepatu ke arah  George W. Bush pada konferensi pers yang pada saat itu juga di hadiri oleh Perdana Menteri Iraq Nouri Maliki pada tanggal 14 Desember 2008 silam. Saat itu masyarakat Iraq menentang keberadaan pendudukan tentera Amerika di Iraq. Aksi tersebut dinilai bentuk kritik yang sangat berani dan menjadi bahan perbincangan dunia saat itu.<br />
Pada saat awal pemerintahan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf-Muhammad Nazar, kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengingatkan pemerintahan  agar pemerintah Aceh tidak alergi dengan kritikan, hal ini di lansir Harian Analisa 25 Mei 2007 3 tahun lalu. Kritikan-kritikan serta saran yang bersifat konstruktif sangat dibutuhkan dalam upaya mewujudkan pemerintah yang baik dan bersih (Good and clean Government). Kritikan ini sangat dibutuhkan oleh pemerintah Aceh untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran rakyat sesuai dengan Visi dan Misi Irwandi-Nazar.<br />
Ada kisah yang menggelikan ketika seorang penulis cerpen pada Harian Aceh yang bernama Renvanda yang menuliskan cerita  yang bertajuk “Surat untuk Darwati”. Cerpen tersebut di muat di Harian Aceh tanggal 3 Januari 2010. Lima hari kemudian yaitu tanggal 8 Januari 2010 Redaksi Harian Aceh menerima sepucuk surat dari Gubernur Aceh. Surat tersebut berisikan tuduhan pencemaran nama baik dan meminta sang penulis untuk meralat ceritanya hanya karena tokoh dalam cerita tersebut dinamakan “Darwati” sama dengan nama istri Gubernur Irwandi Yusuf. Tidak siapkan Bapak Irwandi menerima kritikan tersebut? Tapi entahlah yang harus disadari bahwa rakyat Aceh masih sangat mengharapkan sosok pemimpin yang bijak dalam memimpin sebuah negeri yang bernama “Aceh” ini.<br />
Alangkah baiknya ketika kritik disampaikan kepada pemerintah, pemimpin sebuah lembaga atau organisasi tertentu disertai dengan data dan fakta yang ada sehingga kritik tersebut tidak hanya sekedar kritik buta. Lebih bagus lagi apabila menyertai langkah konkrit yang harus diambil.<br />
Kritik  yang tidak berdasarkan atas fakta yang terjadi itu di sebut fitnah, oleh karena itu antara kritik dan pencemaran nama baik, bedanya hanya sebatas kulit bawang artinya sangat tipis dan bisa dipersepsikan dalam berbagai paradigma. Paradigma sangat tergantung dari pengalaman, pengetahuan, latar belakang dan sosial budaya si pengkritik dan orang yang menerima kritikan. Kita harus bijak dalam mengkritik atau menanggapi sebuah kritik yang datang kepada kita.<br />
Dalam manajemen kritik ada beberapa hal yang harus diperhatikan ; pertama harus jelas siapa yang menjadi sasaran kritikan misalnya Bapak Kepala Desa, Presiden sebuah negara atau Kepala sekolah, kedua harus jelas dan spesifik yang menjadi kritikan. Kritikan yang tujuan awalnya untuk sebuah perbaikan hanya dianggap angin lalu apabila tidak jelas maksudnya. Ketiga harus tepat ruang dan waktunya. Sungguh tidak manusiawi apabila kritik disampaikan pada saat orang yang dikritik sedang sakit atau sedang dilanda musibah lainnya.<br />
Etika-etika yang harus diperhatikan apabila kita melakukan sebuah kritikan adalah hendaknya kita tetap menghargai orang yang menjadi sasaran kritik kita. Menunjukkan empati yang tinggi bahwa kita ingin keadaan menjadi lebih baik. Jadi intinya manajemen kritik tetap saling menghargai dan yakinkan bahwa setelah ini tidak ada dendam di hatinya. Kritikan tidak berbentuk menyinggung kekurangan fisik seseorang misalnya cacat tubuh yang dia  miliki atau penyakit tertentu yang dideritanya sejak lahir, contohnya buta, pincang dan lain sebagainya. </p>
<p>Jadi intinya, manajemen kritik merupakan bagian dari proses belajar bagaimana menjadi individu yang bertanggung jawab atas perkataan dan perbuatannya. Mengkritik yang elegan dicerminkan adanya rasa sportivitas. Kritik dilakukan secara tulus demi perbaikan semua pihak. Kritik juga hendaknya tanpa sifat-sifat contrast effect pada seseorang. Dengan demikian kritik itu sebenarnya bisa menjadi sesuatu yang elok. (ronawajah.wordpress.com/).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sitikembar.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sitikembar.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sitikembar.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sitikembar.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sitikembar.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sitikembar.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sitikembar.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sitikembar.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sitikembar.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sitikembar.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sitikembar.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sitikembar.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sitikembar.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sitikembar.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sitikembar.wordpress.com&amp;blog=2573285&amp;post=9&amp;subd=sitikembar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sitikembar.wordpress.com/2010/02/16/keong-mas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ad2b40ecc617815af4a4ec3d8e3b4abe?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sitikembar</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
